Katanya ”Sebuah cerita dongeng yang ku dengar dari nenek, manusia hidup di antara ruang dan waktu” kata nenek itu sekedar “hoax” pandangan para penjurus.
Lucu juga mendengar kata “hoax” dari mulutnya yang sudah tak bergigi.
Aku ingat responku pada saat itu mata berbinar seakan ingin minta penjelasan.
Seakan mengerti kata mata ku Nenekku pun melanjutkan.
Katanya “Dunia yang kau jalani sekarang dan disini dijalani oleh kamu yang lain di tempat dan waktu yang lain”
Seakan sebuah harapan, akankah kisahku yang sekarang dan disini menjadi kisah yang bias yang dialami diriku yang lain?
Dan apakah kamu yang tak bisa kumiliki saat ini, apakah menjadi miliku di lain kisah diriku?
Mungkin...
Ini hanya kisah dongeng cerita nenekku yang didengar dari neneknya.
Komentar
Posting Komentar